Tuesday, May 26, 2015

Manfaatkan Puasa dan Lebaran dengan Bisnis Hewan Kurban

Selain jualan takjil, jualan roti kering, dan jualan busana muslim, ternyata ada satu lagi bisnis atau usaha yang banyak orang mencarinya saat menjelang bulan puasa dan lebaran. Usaha bisnis tersebut adalah bisnis hewan kurban. Setuju kan? Hewan kurban seperti sapi dan kambing (di negara kita nggak ada yang kurban unta) banyak dicari oleh mereka yang mampu dan ingin berkurban pada saat hari raya. Sebenarnya paling banyak saat hari raya Idul Adha, tapi menjelang puasa dan lebaran juga banyak yang mencari karena prosesi kurban juga dilakukan.

Nah, jika agan sudah memantapkan diri untuk berkecimpung di dunia bisnis hewan kurban, ada baiknya agan mengetahui seluk beluknya dan mempelajari agar usaha bisnis yang agan jalankan bisa maksimal. Berikut ini akan saya bagikan tips bisnis hewan kurban untuk agan:

1. Ketahui Dulu Ilmu Tentang Hewan Kurban
Pertama saat meekuni bisnis ini, agan harus tahu dahulu tentang kriteria hewan yang bisa dijadikan kurban. Kriterianya adalah utnuk hewan sapi minimal berumur 2-3 tahun dan hewan kambing minimal berumur 1-2 tahun. Hewan yang dikurbankan berkelamin jantan. Hewan kurban juga tidak boleh mempunyai cacat baik cacat lahir maupun karena penyakit. Cacat tersebut misalnya seperti pincang. Mengetahui kriteria tersebut merupakan aspek paling utama dan paling penting.

2. Pilih Hewan Kurban yang Mau Dijual
Nah, kalau yang ini tergantung besar kecilnya modal yang agan punya. Kalau modal agan dibawah 10 juta, agan sebaiknya menjual kambing kurban saja. Dengan kisaran harga kambing kecil 1 juta, agan bisa punya 10 kambing yang bisa dipelihara. Kalau modal agan berjuta-juta, agan bisa menjual sapi kurban, atau malah dua duanya sekaligus.

3. Belilah Hewan Kurban Jauh Jauh Hari
Persiapan untuk menyetok hewan kurban jauh jauh hari menjadi syarat mutlak apabila agan ingin mendapat hasil yang besar dari hewan kurban yang dijual. Misalnya agan memeli kambing yang siap jual 2-3 bulan sebelum hari raya seharga 1,5 juta. Saat mendekati hari raya, harga kambing tersebut akan berangsur naik menjadi 2 juta. Apalagi jika pakan kambing tersebut agan mencarinya di ladang yang artinya agan hanya mengeluarkan tenaga, tidak mengeluarkan uang.

4. Kembangbiakan Hewan Kurban
Jika agan memang senang berkecimpung di usaha ini, agan pasti berpikir keras bagaimana agar hewan kurban agan bisa berkembang biak. Sebenarnya ini proses alami, namun yang biasanya terjadi, banyak yang tidak mau mengurus hewan kurban dari kecil. Padahal kita tinggal memberi makan sampai besar dan siap dijual.

Agar yang dihasilkan maksimal dari bisnis hewan kurban, agan sebaiknya tidak malu-malu dan gengsi untuk mengurus hewan kurban tersebut sendiri. Misalnya untuk mencari rumput dan memberi makan hewan kurban tersebut. Hal kecil tersebut bisa mendatangkan manfaat yng besar seperti kita bisa menghemat biaya operasional dan mendekatkan diri agan dengan hewan kurban yang agan pelihara.

Posted by: Liszton McCartney
Inspirasi Bisnis Updated at: 8:26 PM

Monday, May 25, 2015

Cara Pembuatan Tempe Dari Ahlinya

Kenapa harus membahas tempe? Seperti itulah pertanyaan dalam benak saya ketika akan menulis artikel ini. Sebenarnya alasannya sederhana, tempe merupakan makanan atau lauk pendamping nasi nomer satu di Indonesia. Bahkan tempe buatan orang Indonesia juga di eksport keluar negeri. Katanya si paing enak. Kalau saya setuju saja gan dengan pernyataan orang bule tersebut. Kanapa? Simbah saya juga seorang penjual tempe hehe.


Oke cukup seperti itu kata-kata pembukanya. Artikel ini bertujuan untuk berbagi cara pembuatan tempe yang saya dapat dari profesionalnya langsung yakni simbah saya. Meskipun banyak makalah pembuatan tempe yang mengisi rak rak buku perpustakaan, tapi resep pembuatan tempe secara turun temurun ini tidak kalah dengan yang diteliti mahasiswa. Tidak usah panjang lebar, seperti ini cara pembuatan tempe dari ahlinya

Bahan Pembuatan Tempe:
  1. Kedelai Putih 5 Kg
  2. Ragi Tempe 5gr
  3. Air bersih
Alat-alat Pembuatan Tempe:
  1. Tampah 2 buah
  2. Plastik Pembungkus
  3. Panci 
  4. Ember Plastik
  5. Kompor
  6. Daun pisang
Proses Pembuatan Tempe
  1. Siapkan Alat dan Bahan seperti yang ada di atas
  2. Pastikan untuk memilih jenis kedelai yang baik. Kedelai yang jelek dipisahkan. Kemudian bersihkan kedelai dengan air bersih
  3. Kedelai yang sudah bersih kemudian direbus ke dalam air hingga sekitar 30 menit. Setelah itu angkat dan dinginkan. Biarkan kedelai tetapdi dalam air rebusannya.
  4. Tambahkan 10ml asam laktat/liter air perebus (untuk memperoleh pH=5). Lakukan proses tersebut selama 12 jam untuk mendapatkan kualitas tempe terbaik.
  5. Cuci dan buang kulit kedelai yang telah didinginkan. Selanjutnya rebus kembali dengan air bersih selama 90 menit kemudian angkat dan tiriskan
  6. Tambahkan ragi tempe setelah ditiriskan dan dingin sempurna, dan aduk hati-hati secara merata.
  7. Agan bisa membungkus kedelai tersebut dengan plastik transparan atau dengan daun pisang. Jika menggunakan plastik, tusuk plastik dengan lidi secara merata untuk ventilasi saat fermentasi.
  8. Proses peragian tersebut akan berjalan kurang lebih 1 x 24 jam.
  9. Setelah 1 x 24 jam, tempe sudah jadi dan siap dipasarkan. 
Sebenarnya cara pembuatan tempe dimana mana juga sama gan. Mungkin yang membedakan adalah pengalaman dari ahli tempe yang sudah bertahun-tahun menggeluti bidang pertempean. Kualitas yang dihasilkan berkat feeling memilih kedelai yang berkualitas merupakan kuncinya. Akhir kata, itulah cara pembuatan tempe dari ahlinya.

Posted by: Liszton McCartney
Inspirasi Bisnis Updated at: 7:50 PM

Sunday, May 24, 2015

Harga Bawang Lokal vs Bawang Impor

Menjelang puasa dan lebaran, harga kebutuhan popok meningkat sudah menjadi suatu hal yang pasti terjadi. Salah satu kebutuhan pokok yang selalu mengalami peningkatan adalah bawang. Nah, momen kenaikan bawang lokal ini mengundang bawak impor masuk ke pasaran. Beberapa pedadang juga mengakui hal tersebut. Harga bawang impor ini lebih murah 22% dibandingkan harga bawang lokal. Namun, pakah hal tersebut membuat bawang lokal kalah pamornya?


Para petani bawang tidak perlu khawatir akan hal tersebut. Menurut pengakuan beberapa konsumen, mereka kurang menyukai bawang impor. Katanya, bawang impor kalau dijadikan bawang goreng kurang renyah dan tidak bisa garing. Para pedagang yang menjual bawang impor juga mengakui kalau bawang impor lebih banyak digunakan untuk bumbu giling saja. 

Harga bawang lokal dari Brebes, Jawa Tengah yang dijual di Pasar Induk saat ini harganya mencapai 34.000-35.000/kg. Untuk harga yang di jual di Pasar Minggu, Jakarta bisa mencapai 38.000-40.000/kg. Sedangkan untuk bawang impor, harga rata-rata yang dijual di Pasar Induk sekitar 23.000-25.000/kg, dan harga di pasar Minggu sekitar 38.000/kg. Bawang impor tersebut berasat dari vietnam dan Filipina.

Untuk perbedaan ciri-ciri bawang lokal dan bawang impor terletak pada warnanya. Bawang lokal mempunyai warna merah pekat, sedangkan bawang impor berwarna merah gak keunguan. Mahalnya harga bawang lokal dari brebes ini karena faktor produksi yang memang sedang berkurang. Menurut pemasok bawang, panen raya masih sekitar 2 bulan lagi. Terlebih saat-saat ini hampir memasuki bulan puasa jadi harganya melambung tinggi.

Posted by: Liszton McCartney
Inspirasi Bisnis Updated at: 8:13 PM

Saturday, May 23, 2015

Menguak Bisnis Haram Beras Plastik

Negara kita tercinta Indonesia memang makin kacau saja gan. Mulai dari para politikus saling mendebatkan suatu hal yang tidak penting, harga bahan bakar minyak atau BBM yang tidak jelas harga pastinya, hingga kondisi masyarakat yang makin menurun tingkat kesejahteraannya. Semua hal tersebut campur aduk dan menjadi polemik sendiri-sendiri. Para anggota dewan yang terhormat yang nota bene wakil rakyat makin tidak perduli dengan rakyat kecil yang memuluskan jalannya. Yaahh, kita hanya punya dua pilihan yaitu berjuang melawan kerasnya kehidupan atau pasrah menerima keadaan.


Kondisi yang tidak menentu tersebut juga akhirnya banyak yang memanfaatkan. Salah satu contohnya dengan membuat beras plastik. Entah karena kepepet atau saking kreatifnya, ada saja penjual curang yang menjual beras palsu bercampur plastik untuk masyarakat. Untuk kasus beras plastik ini memang sudah di luar nalar dan bisa dibilang edan. Kenapa? Karena beras merupakan kebuthan pokok yang harus kita penuhi tiap harinya dan sebagian besar rakyat Indonesia mengkonsumsi beras. Ini kok malah dicampur plastik.

Sekilas, beras plastik tersebut memang terlihat sama dengan beras asli. Namun jika diamati dengan seksama, ada beberapa perbedaan beras asli dengan beras palsu tersebut. Beras asli ada bulatan berwarna putih susu pada tiap butirnya sedangkan beras plastik tidak ada dan berwarna putih bening. Jika dimasak pun terlihat jelas karena pada beras palsu akan terasa sangat lembek seperti plastik yang dipanaskan.

Bisnis si bisnis gan, tapi kalau caranya seperti menjual beras plastik tersebut jelas haram namanya. Bayangkan, saat kondisi masyarakat sedang tidak menentu, ada oknum seperti cukong beras yang berbisnis curang dan serakah dengan menjual sesuatu yang palsu. Ini si minta dihajar rame-rame yang jual beras plastik.

Posted by: Liszton McCartney
Inspirasi Bisnis Updated at: 7:55 PM

Jenis Batu Akik yang Paling Digandrungi Pecinta Batu Mulia

Menurut pengamatan saya, endemi batu akik ini masih akan berlanjut etah sampai kapan. Hal tersebut karena masih banyak penjual batu akik yang banyak bertebaran di beberapa tempat. Itu menandakan kalau batu akik memang masih banyak diburu penggemar batu akik. Segi omset dan keuntungan dari berbisnis batu tersebut jelas masih sangat besar. Pecinta batu mulia ini pasti tidak akan segan mengeluarkan banyak uang untuk mendapatkan batu yang dia incar.

Di Indonesia sendiri, kekayaan alam berupa batu akik ini memang sangat besar dan beragam. Masing-masing daerah memiliki jenis batu akik yang dibanggakan. Untuk agan yang menjadi bagian dari bisnis batu akik ini pasti lah akan berburu juga jenis batu akik yang terdapat di seluruh negeri. Berikut ini saya mencoba bagikan jenis batu akik yang paling banyak digandrungi pecinta batu akik di Indonesia.

1. Batu Akik Kalimaya
Jenis batu akik ini mempunyai warna yang berkilau seperti berlian. Maka dari itu batu ini menjadi sasaran paling digandrungi oleh para kolektor batu mulia. Tekstur bau akik kalimaya ini sedikit lembek namun itu tidak menghalangi pecinta batu untuk tetap mengoleksinya. Di Indonesia, batu ini bisa ditemukan di pertabangan yang ada di Bandung, Jawa Barat.


2. Batu Akik Bacan Hijau
Jenis batu akik ini berasal dari daerah Pulau Kasiruta, Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara. Saking terkenalnya batu ini, sampai kolektor dari luar negeri pun ikut berburu mencari batu akik bacan hijau. Kelebihan yang membuat batu ini banyak dicari adalah kemampuannya untuk bermetamorfosa secara alami menjadi makin indah dikemudian hari.

3. Batu Akik Red Arwana
Jenis batu akik ini terbilang baru jika dibandingkan kepopuleran Batu Akik Bacan maupun Batu Akik Kalimaya. Namun karena baru tersebut lah yang membuat batu ini terkesan eksklusif dan mulai jadi incaran kolektor. Batu ini tidak berupa bongkahan besar tapi seperti kerikil saat belum diasah. Batu akik jenis ini banyak terdapat di Kapuas Hulu Kalimantan Barat.

4. Batu Akik Sungai Dareh
Jika agan pernah melihat mantan presiden SBY dan presiden Amerika Barack Obama memakai batu akik, maka agan bisa melihat salah satu yang dipakai adalah jenis batu akik sungai dareh ini. Karena itu pula batu akik jenis ini menjadi semakin populer dan melambung harganya. Batu akik ini banyak terdapat di daerah sumatera.

5. Batu Akik Safir
Tidak ada yang menyangkal lagi kalau batu mulia ini merupakan batu akik yang paling berkelas. Selain karena warnanya yang sangat khas, konon batu safir juga berkhasiat sebagai obat penenang hati dan pikiran. Harganya? jelas sangat mahal dan kolektor batu ini berasal dari kalangan atas.

Nah, itulah jenis batu akik yang paling digandrungi pecinta batu mulia di Indonsia. Tentu saja daftar tersebut menurut pengamatan saya terhadap kolektor batu. Jika agan punya daftar lainnya, silahkan ditulis di kolom komentar.

Posted by: Liszton McCartney
Inspirasi Bisnis Updated at: 7:16 PM